Edward Mushalli

sebuah dedikasi untuk bapak Drs. H. Edward Mushalli

“Jika Sulit Urus KTP, Tolong Laporkan”

Tinjau Empat Kelurahan di Tanjungpinang

Wakil Walikota Tanjungpinang Edward Mushalli meninjau empat kelurahan di Kota Tanjungpinang terkait sistem pelayanan aparatur pemerintahan yang diberikan kepada masyarakat, Kamis (12/2). Peninjauan tersebut dilakukan guna mengetahui sejauh mana pelayanan publik yang diberikan aparatur kelurahan kepada masyarakat. Khususnya menyangkut pelayanan pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) SIAK. 

“Peninjauan di kelurahan sebagai upaya mengaktifkan dan meningkatkan fungsi pokok penyelenggaraan pemerintah daerah di era otonomi daerah  sebagai pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” sebut Edward, kemarin. 

Sebagai bentuk komitmennya guna menciptakan pelayanan maksimal dalam pencitraan penyelenggaraan Pemerintah Kota, maka Edward menghimbau bagi masyarakat apabila mendapati oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Tanjungpinang yang meminta imbalan atau menghambat dalam pelayanannya tolong dicatat nama dan adukan dalam kotak pengaduan di kantor Pemko Tanungpinang atau langsung ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“Pemko Tanjungpinang komitmen memperbaiki pencitraan pemerintah terutama di bidang pelayanan dari pemerintah kepada masyarakatnya, di bidang KT dan KK serta lainnya, yang berada di bawah pelayanan kantor lurah dan Dinas Catatan Sipil,” tegas Edward seraya mengaku sudah melakukan kunjungan rutin dalam seminggu terakhir ini.

Ke empat kelurahan yang ditinjau adalah Kelurahan Kampung Bulang, Kelurahan Tanjung Unggat, Kemboja dan Kelurahan Tanjungpinang Timur.   Menurut Edward, pelayanan yang diberikan ke empat kelurahan menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan sebelumnya. Terutama perihal pengurusan KTP dan KK SIAK, khususnya tentang pembiayaan maupun prosedur yang dilakukan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. 

Sementara Ketua RT 2 RW 10 Kelurahan Kemboja, M Nasir Bin Haji Ali ditanya terkait kepengurusan KTP dan KK di sejumlah instansi pemerintah mengaku tidak ada yang diperlambat atau dipersulit. Untuk penetapan biaya, kata Nasir, setiap kepengurusan ditetapkan sesuai ketentuan. Contohnya untuk pengurusan KTP yang semula dibebankan biaya Rp20 ribu, menjadi Rp15 ribu. 

Hal serupa juga dilontarkan warga di Kelurahan Kemboja, Hendrik. Dikatakan, pelayanan untuk kepengurusan KTP dan KK SIAK saat ini tidak ditemukan kendala atau bahkan dipersulit. Namun dia berharap kepengurusan KK dan KTP kedepan dapat semakin lancar. 

“Dan hendaknya untuk pelayanan kepada masyarakat tidak membedakan warga satu dengan lainnya. Barang siapa yang lebih dahulu berurusan, maka hendaknya didahulukan dan tidak memandang hubungan saudara atau keluarga,” imbuh Hendrik.

|Sijori Mandiri, 14 Februari 2009

Filed under: Pernyataan, , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: