Edward Mushalli

sebuah dedikasi untuk bapak Drs. H. Edward Mushalli

Pemko Desak Pembangunan Jembatan

Keputusan DPRD membatalkan alokasi dana proyek multiyears tidak membuat Pemko Tanjungpinang patah arang. Wakil Wali Kota Edward Mushalli menegaskan akan terus mendesak agar proyek multiyears terutama pembangunan jembatan penghubung Tanjungpinang-Senggarang dapat dikerjakan tahun ini.

“Kami akan terus berupaya agar pembangunan jembatan itu dapat terlaksana,” tegas Edward, Kamis (19/2). 

Setidaknya, kata dia, proyek itu akan dapat dianggarkan dalam pembahasan APBD Perubahan akhir tahun nanti. Jembatan ini diharapkan akan meningkatkan perekonomian warga Senggarang khususnya karena di Senggarang nantinya akan dibangun beberapa kantor dinas dan juga pengadilan agama.

Minimal, jelas Edward, dengan adanya perkantoran tersebut, warga Senggarang dapat membuka usaha seperti rumah makan dan sebagainya. 

Selain itu segala urusan pemerintahan akan lebih mudah bagi warga Senggarang.
Jembatan ini juga akan membuat akses ke Senggarang lebih terbuka, karena dapat memperpendek jarak tempuh Tanjungpinang-Senggarang. Berdasarkan data di Dinas Kimpraswil, jembatan tersebut akan memperpendek jarak Tanjungpinang-Senggarang sekitar 11 kilometer dari Sei Carang. 

Bila menggunakan jalan yang ada saat ini, jarak tempuh sekitar 20 kilometer, sedangkan bila menggunakan jalur jembatan akan menjadi sekitar 9,2 kilometer dari Sei Carang.

Sebenarnya ada empat jembatan yang akan menjadi penghubung jalan dari Pinang-Senggarang yaitu, jembatan Sei Ladi sepanjang 7×20 meter yang sudah selesai pembangunannya menggunakan APBD 2005. Lalu, jembatan Tanjung Lanjut sepanjang 7×40 meter yang dibangun dari APBD 2006 dan jembatan Sei terusan dan Sei Gugus yang direncanakan menjadi proyek multiyears dan dapat digunakan pada 2011 mendatang.

Sebenarnya pembangunan jembatan Sei Gugus tersebut merupakan proyek patungan antara Pemko dan Pemerintah Pusat. Dimana dari dana APBN telah dibangun abutment I dan II, pilar I dan II, oprit, slab on pile dan juga pengaspalan dari arah Tanjungpinang sepanjang 120 meter.

Sedangkan Pemko Tanjungpinang kebagian pembangunan bagian tengah jembatan dengan anggaran sebesar sekitar Rp 36,6 miliar. Dengan rincian sekitar Rp 10,9 miliar pada APBD 2009 dan Rp 25,6 miliar pada APBD 2010. Jembatan tersebut direncanakan akan dibangun sepanjang 17×200 meter. 

DPRD mengatakan anggaran tersebut tidak dapat dimasukan dalam APBD 2009 karena belum ada Perda multiyears yang mendasarinya. Namun Edward mengatakan Pemko sudah jauh-jauh hari mengajukan Ranperda tersebut dengan syarat-syarat yang lengkap.

“Menurut saya Perda itu belum disahkan karena dewan terburu dengan pembahasan APBD, semoga secepatnya Perda itu dapat disahkan agar proyek multiyears bisa dianggarkan pada APBD perubahan,” tutup Edward.

|Tribun Batam, 20 Februari 2009

Filed under: Berita, Pernyataan, , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: