Edward Mushalli

sebuah dedikasi untuk bapak Drs. H. Edward Mushalli

Mengutip Berita Tribun Batam: Mutasi Pemko Tanjungpinang

Walikota Lantik Kabinet Baru

 

Sekdako Tiba-Tiba Diganti

Mengejutkan! Wali Kota Suryatati A Manan melepaskan jabatan Sekretaris daerah kota (Sekdako) yang sandang Raja Izharuddin. Untuk sementara jabatan strategis tersebut diserahkan kepada Gatot Winoto sebagai pelaksana tugas.

Pergantian pejabat sekdako itu dilakukan saat pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemko Tanjungpinang, Kamis (26/2). Selain sekda, pejabat yang dilantik adalah setingkat kepala dinas, kepala badan, kepala kantor, dan kepala bagian.

Namun seisi ruangan terlihat kaget begitu Wali Kota menyampaikan bahwa Raja Izharuddin digantikan oleh Gatot Winoto sebagai pelaksana tugas. Gatot yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Umum juga ditetapkan sebagai Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan dan Aset Daerah. 

Ia menjelaskan Izharuddin sengaja dilepastugaskan sebagai Sekdako agar lebih konsentrasi sebagai Ketua BPK FTZ Tanjungpinang. “Agar kerja BPK itu bisa lebih maksimal,” tegas wanita yang akrab disapa Tatik ini. 

Ia mengaku telah mempersiapkan tiga nama untuk menggantikan Izharuddin. Tiga nama itu sudah diajukan ke gubernur dan selanjutnya akan diajukan ke Depdagri. “Tapi jangan tanya tiga nama itu siapa,” ujar Tatik. Padahal nama Izharuddin tidak terdengar santer akan diganti.

Ada sekitar 114 pejabat yang dilantik, kemarin. Mereka sempat terlihat cemas sebelum pengumuman karena belum tahu sama sekali akan ditempatkan di mana. Namun sejumlah pejabat akhirnya bergeser.

Seperti Efiyar yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis Pendapatan, Pengelolaan dan Aset Daerah, namun kini dipindahkan sebagai Kadisperindag. “Enjoy aja, yang penting menjalankan tugas dengan baik” tegas Efiyar.

Demikian Wan Kamar yang semula menjabat kepala dinas seni budaya dan pariwisata (Kadisbudpar). Ia digeser menjadi Kadis Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Pasar.

Namun ada juga jabatan yang tidak berpindah tangan. Ahadi tetap sebagai Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga. Demikian juga Said Parman masih menjabat Kadis Sosial dan Tenaga Kerja.

“Ada yang bergeser ke samping, ke atas, yang tetap, dan ada juga yang turun, ada yang bersukacita, ada yang ikhlas, dan ada yang bertanya-tanya. Tetapi itu adalah hal yang manusiawi,” ungkap Tatik menggambarkan mutasi kabinetnya kali ini.

Ia menegaskan pergantian tersebut biasa dan merupakan upaya penyegaran serta untuk meningkatkan mutu pelayanan. Tatik juga memberikan tenggat waktu satu minggu untuk melakukan serahterima jabatan.

Para pejabat yang baru juga diminta segera melakukan konsolidasi ke dalam secepatnya untuk mempelajari tugas dan tanggungjawabnya. “Jadi, tidak ada lagi yang menyampaikan kepada masyarakat, saya tidak tahu karena masih baru,” tegas Tatik.

Berani beri sanksi
Tatik juga memerintahkan agar para kepala struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) berani menegur dan memberi sanksi kepada bawahan yang kinerjanya kurang baik. Pasalnya, banyak pegawai yang tak mengerti tugasnya.

Selain pergantian SOTK yang baru, ada pula lima orang yang dilantik sebagai staf ahli yaitu Ali Hisyam, Rozali Rahmat, Eka Hanasarianto, Herman, dan Herry Putra. Dalam kesempatan tersebut Tatik juga menyampaikan bahwa staf ahli bukanlah TPS. “Staf ahli bukanlah TPS atau tempat penampungan sementara sebelum pensiun. Mereka adalah staf yang membantu memberikan pertimbangan sesuai keahliannya,” jelas dia.(opi)

|Tribun Batam, 27 Februari 2009

Filed under: Berita, , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: