Edward Mushalli

sebuah dedikasi untuk bapak Drs. H. Edward Mushalli

“Tingkatkan Sosialisasi Jelang Pemilu”

Wakil Wali Kota Edward Mushalli memimpin rapat evaluasi persiapan Pemilu 2009 yang berlangsung di ruang rapat Kantor Wali Kota, Selasa (10/3). Rapat yang dihadiri KPU, Panwaslu beserta unsur muspida ini bertujuan untuk mensinergikan elemen-elemen yang terkait dengan penyelenggaraan Pemilu nanti.

Dalam kesempatan itu, Edward secara khusus meminta KPU melakukan sosialisasi Pemilu lebih intensif lagi.

“Mungkin KPU Tanjungpinang bisa terus melakukan sosialisasi hingga hari H melalui beberapa media. Jangan sampai ada yang golput karena masyarakat tidak mengetahui mekanisme pemilu. Perlu segera disosialisasikan cara memilih dalam Pemilu kali ini yang berbeda dengan Pemilu sebelumnya,” kritik Edward.

Cara memberikan suara atau memilih dalam Pemilu 2009 memang berbeda dengan Pemilu 2004. Perbedaan paling mendasar dalam Pemilu tahun ini pemilih menconteng di kertas suara, tidak lagi mencoblos seperti Pemilu 2004. Perbedaan lainnya, kertas suara Pemilu Legislatif kini juga tidak lagi memuat foto para calon wakil rakyat yang akan dipilihnya.

Untuk itu, pemilih harus tahu benar nama calon yang akan dipilihnya berikut nama partainya. Apalagi kertas suara dalam Pemilu kali ini terhitung besar sehingga pemilih harus benar-benar teliti.

Terkait kampanye partai politik (parpol) menjelang Pemilu, Edward berharap kampanye parpol bisa dilakukan dengan santun. Maksudnya jangan sampai kampanye parpol nanti mengganggu ketertiban umum maupun aktifitas masyarakat sehari-hari. “Sukses tidak Pemilu ini terletak di tangan kita semua. Maka dari itu, Panwaslu, KPU, kepolisian bekerjasama mengawal seluruh tahapan pemilu ini,” pinta Edward lagi.

Menanggapi hal ini, Ketua KPU Hamid Ali akan segera memaksimalkan sosialisasi pemilu dengan baik. Namun keterbatasan dana yang terjadi saat ini membuat KPU tidak maksimal. “Bagaimana pun KPU akan bekerja sebaik mungkin dengan segala kondisi yang ada. Tapi kalau bisa anggaran tersebut bisa dicairkan karena KPU sudah banyak hutang sekarang,” sentil Hamid.

Untuk pelaksanaan Pemilu nanti, jumlah pemilih di Tanjungpinang mencapai 130 ribu. Pemilih ini  tersebar di 349 TPS.(eik)

|Tribun Batam, 11 maret 2009

Filed under: Pernyataan, , , , , , , , , , , , , , , , ,

One Response

  1. dir88gun says:

    assalamu alaikum wr. wb.

    Permisi, saya mau numpang posting (^_^)

    http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/menggugat-demokrasi-daftar-isi/
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/03/17/demokrasi-bukan-jalan-perubahan-hakiki/

    Sudah saatnya kita ganti sistem,
    untuk masa depan umat yang lebih baik!
    semoga link di atas bisa menjadi salah satu rujukan…

    Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
    Mohon maaf kalau ada perkataan yang kurang berkenan. (-_-)

    wassalamu alaikum wr. wb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: