Edward Mushalli

sebuah dedikasi untuk bapak Drs. H. Edward Mushalli

“Jangan Hanya Bersandiwara”

Upaya Tanjungpinang menjadi kota terbersih kembali akan disorot. Tim penilai Adipura dari Jakarta akan turun ke Tanjungpinang untuk memberi penilaian atas tingkat kebersihan di kota tersebut.

Dalam hal ini Wakil Wali Kota Edward Mushalli optimis nilai kebersihan Tanjungpinang akan naik. “Rencananya sore ini mereka (tim penilai Adipura) akan tiba,” ujar Edward yang juga Ketua Tim Adipura. 

Meskipun nilai Tanjungpinang sempat jatuh pada penilaian tahap I lalu, Edward yakin pada penilaian tahap II ini akan terbayarkan. Menurutnya selama tiga hari ini kebersihan Tanjungpinang sudah mulai membaik, tetapi bukan berarti masyarakat boleh berpuas diri. Apalagi sejalan dengan momen Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat diminta semakin terpacu menjaga kebersihan hati, kebersihan diri, rumah, serta pekarangan.

Edward juga mengingatkan masyarakat tidak hanya membersihkan pekarangan rumah, sekolah ataupun kantor, tetapi juga membersihkan batas antara pagar dengan parit. “Saya lihat masyarakat dan instansi itu hanya membersihkan sebatas pagar, padahal antara pagar dan parit juga perlu dibersihkan,” pintanya.

Karena itu perlu ditunjuk penanggungjawab kebersihan di masing-masing lingkungan, agar dapat mengingatkan bila ada masyarakat yang lupa. Titik-titik yang menjadi penilaian Adipura juga perlu ditempelkan di kelurahan agar diketahui masyarakat.

Selain itu, Edward juga meminta Dinas Kebersihan paham mengenai titik-titik tersebut, serta menitikberatkan kebersihan di tempat tersebut. “Saya lihat sudah ada kemajuan, bak-bak sampah yang dulu jarang diangkut sampahnya sekarang sudah diangkut,” papar Edward.

Namun ia menyayangkan adanya petugas penyapu jalan di Jalan Pemuda yang membuang sampah ke parit. Padahal ia sudah tiga kali bertemu dengan perangkat kebersihan kota, agar lebih menjaga kebersihan.

Meskipun berharap akan meraih Adipura, tetapi Edward menekankan jangan sampai masyarakat Tanjungpinang bersandiwara, yaitu menjaga kebersihan saat penilaian Adipura saja. “Jangan bersandiwara, Adipura itu hanya sebagai hadiah karena kota kita bersih dan rapi, meskipun mendapat atau tidak mendapatkan Adipura, kebersihan harus tetap dijaga,” tegas Edward.(opi)

|Tribun Batam, 17 Maret 2009

Filed under: Berita, Pernyataan, , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: