Edward Mushalli

sebuah dedikasi untuk bapak Drs. H. Edward Mushalli

Walikota Ambon Lepas Obor Pattimura Di Tanjungpinang

Peringatan hari Pahlawan Nasional Pattimura asal Maluku tidak hanya dilaksanakan oleh masyarakat Maluku yang ada di Maluku saja, tetapi warga maluku yang berdomisili diperantauan pun juga memperingati hari pahlawan Pattimura seperti yang digelar ikatan keluarga Maluku (IKMAL), di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Kepri).

Untuk kedua kalinya warga Maluku yang berada di wilayah batam, tanjung pinang dan sekitarnya yang tergabung dalam  Ikatan Keluarga Maluku  (IKMAL) kepulauan Riau melakukan peringatan hari pahlawan nasional Pattimura. Pelepasan dan lari obor Pattimura juga merupakan prosesi heroik seperti yang dilakukan di Ambon. ikatAn Keluarga Maluku ( IKMAL) yang berada di kepulauan Riau memperingati peristiwa heroik Pattimura, dilaksanakan dipelantaran kantor dinas Pariwisata kota Tanjung Pinang Propinsi Kepulauan Riau.

Prosesi heroik perjuangan Pattimura tahun 1817 diawali dengan pelepasan obor Pattimura yang dimeriahkan tarian cakalele dan dibawakan warga Teon Nila Sarua (TNS) asal maluku Tengah yang berdomisili di kota Batam. Pertunjukan tarian cakalele dengan semangat Kapitan Pattimura ini sangat menarik perhatian masyarakat Tanjung Pinang.

Selain dihadiri walikota Ambon Drs.M.J.Papilaja,MS,  acara pelepasan obor Pattimura juga dihadiri pula wakil walikota Tanjung Pinang , ketua DPRD, Danlanut Tanjung Pinang, serta pejabat sipil dan militer dijajaran Pemerintah kota Tanjung Pinang.

Walikota M.J.Papilaja dalam sambutannya mengatakan, inti dari peringatan hari pahlawan Pattimura adalah selalu mengingat pesan pesan terakhir kapiten Pattimura. Dimana pesan tersebut merupakan sumber inspirasi dan motivasi bagi Patimura- Patimura muda dan seluruh masyarakat Maluku dimana saja berada untuk selalu berbuat yang terbaik bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, “harap Papilaja.

Selanjutnya Papilaja menghimbau, untuk seluruh masyarakat Maluku yang berdomisili di Kepulauan Riau, agar terus menghargai etika dan adat istiadat masyarakat setempat, serta tunduk pada aturan Pemerintah dimana kita tinggal, laksana kata pepatah, “Dimana bumi di pijak, di situ langit di junjung”.

Pelepasan obor pattimura ditandai dengan penyerahan obor Induk dari walikota Ambon kepada wakil walikota Tanjung Pinang. Obor berikutnya, masing masing diserahkan dari raja negeri Batu Merah kota Ambon kepada ketua DPRD kota tanjung pinang dan dari raja negeri Suli Maluku Tengah kepada Komandan Lanud kota Tanjung Pianang untuk selanjutnya diarahkan oleh pemuda-pemuda asal Maluku mengelilingi jalan jalan protokol dikota tanjung pinang propinsi kepulauan Riau.

Lari obor sebagai manifestasi dari semangat juang kapiten pattimura, diarahkan mengelilingi jalan-jalan protokol yang ada di kota Tanjung Pinang. Obor Pattimura yang telah dibawa secara estapet, kemudian diserahkan kepada gubernur propinsi Kepulauan Riau, Ismeti Abdulah.

Selain itu juga, diserahkan kepada wakil walikota Tanjung Pinang Edward Mushalli. prosesi lari dan penyerahan obor Pattimura dinegeri orang tersebut menandai penerimaan obor Pattimura oleh pemerintah propinsi kepulauan Riau dan pemerintah kota Tanjung Pinang yang dilaksanakan bersama masyarakat Maluku yang berdomisilui didaerah itu.

Gubernur Maluku yang diwakili staf ahli bidang pembangunan Risdianto Sugiono, menyatakan moment yang setiap tahun diperingati ini juga merupakan  wahana silahturahmi seluruh masyarakat maluku yang berada Ditanjung Pinang kepulauan Riau. Hal ini sebagai upaya merajut dan mempererat hubungan-hubungan kekerabatan masyarakat Maluku sebagai orang basudara kendati berada diperantauan dalam semangat dan jiwa kapitan Pattimura, “tandas Sugiono.

Gubernur propinsi kepulauan Riau Ismeth Abdulah menyatakan,  moment peringatan hari pahlawan nasional Pattimura, hendaknya menjadi babak baru untuk memantapkan komitmen bersama dalam membangun rasa saling pengertian, persaudaraan dan kekeluargaan. masalah itu menurut gubernur ismeth abdullah harus diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat sebagai sesama saudara tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan. Gubernur Ismeth Abdullah salut dengan ketokohan Kapitan Pattimura yang hingga kini masih menjadi kenangan terus diingat masyarakat Maluku termasuk yang berdomisili di propinsi Kepulauan Riau, “ salut Ismeth.

Perayaan obor Pattimura di Tanjung Pinang ini, turut dimeriahkan Walikota Ambon bersama groupnya yang membawakan lagu, “Donci Voor Mama” dan “Gandong”. disamping artis NANAKU asal Maluku.

Selain dihadiri walikota Ambon M.J.Papailaja, juga dihadiri para pejabat kota Ambon, Maluku Tengah dan Pejabat setempat serta dipadati masyarakat Maluku yang berada di Batam, Tanjung Pinang dan sekitanya.

Sumber: http://ambon.go.id

Filed under: Berita, , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: