Edward Mushalli

sebuah dedikasi untuk bapak Drs. H. Edward Mushalli

Jangan Takut Laporkan Pelaku Narkoba

BATAM, TRIBUN – Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2009 tingkat Provinsi Kepri, diisi dengan pemusnahan barang bukti narkoba senilai Rp 1,168.739.450, Selasa (14/7). Acara itu juga diisi dengan memberikan hadiah lomba karikatur tingkat pelajar dan umum serta me-launching buku berjudul “AWAS…!! NARKOBA DI SEBELAH ANDA”.
AKBP RP Mulya selaku Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, mengatakan rangkaian kegiatan dan sosialiasi dalam memperingati HANI, telah dimulai dengan membuka lomba karikatur tentang narkoba. Pihaknya juga meluncurkan buku yang disusun sejak 4 bulan lalu oleh tim penulis Kompol Putut Wicaksono, Dedy Suwadha, dan Eddy Supriatna.
“Buku ini berisikan kegiatan Ditres Narkoba yang baru berusia 2 tahun. Buku ini akan kami bagikan gratis untuk sekolah- sekolah di Kepri. Selain rangkuman sejumlah pemberitaan dan penangkapan kasus narkoba, juga berisikan informasi dan pengaduan jika masyarakat mengetahui di satu tempat ada yang mengedarkan narkoba. Kami harapkan buku ini menjadi informasi dan perpanjangan tangan kepolisan, dan jangan ragu melaporkan ke polisi,” katanya.
Wakil Gubernur Muhammad Sani selaku Ketua BNP Kepri, mengungkapkan bahwa Kepri sudah menjadi daerah peringkat dua, transit peredaran narkoba di Indonesia. Kondisi ini jelas memprihatinkan.
Untuk itu ia menilai saksi hukuman mati yang dituntutkan kepolisian dan kejaksaan bisa menjadi langkah positif untuk memberikan efek jera bagi pelaku narkoba. Sani juga menyampaikan niat bawa di tahun mendatang Kepri akan membangun rumah tahanan khusus bagi pengguna dan pelaku narkoba. Juga akan dibangun fasilitas seperti rumah sakit khusus bagi penderita penyalahgunaan narkoba.
“Kami telah melakukan berbagai upaya untuk memberikan penyuluhan dan membantu korban rehabilitas narkoba. Tahun ini kami telah mengirim tiga penderita narkoba ke kampus dan Rumah Sakit Rehabilitas di LIDO Bogor. Kami masih buka terus, dan proses untuk itu gratis,” jelas dia.
Acara pemusnahan barang bukti narkoba ini terselenggara kerjasama antara Ditres Narkoba, BNP Kepri, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, unsur keamanan dan penegakan hukum dari seluruh pemerintah tingkat I hingga pemerintah tingkat II se- Kepri.
Kapolda Brigjen (Pol) Dikdik M Arief Mansur melalui pihak penyelenggara HANI, juga memberikan sejumlah penghargaan kepada petugas Bea dan Cukai (BC) Batam dan Karimun, serta anggota Dit Pam Otorita Batam (OB) di Bandara Hang Nadim. Total petugas non-kepolisian yang mendapatkan penghargaan hampir 18 orang.
Kapolda melalui Wakapolda Kombes (Pol) Andayono menyampaikan rasa keprihatinan dengan terus meningkatnya peredaran narkoba di Kepri. Pemusnahan kali ini hampir senilai Rp 1,16 miliar, dan hampir 500 lebih tersangka.
Perincian barang bukti yang dimusnahkan yaitu, dari tangkapan Poltabes Barelang, jenis narkotika ganja 709,5 gram, shabu- shabu 2,9 gram, ekstasi  73½ butir. Dari Polresta Tanjungpinang: 44 kilogram kapsul warna merah, dan dari Polres Bintan ada  ganja  1.800 gram. Sedangkan dari Kejaksaan Negeri Batam, ganja  23.478,2 gram,  shabu-shabu 23,5 gram, dan ekstasi 6.780¼ butir.(tribun/ded)

Sumber: Tribun Batam, 15 Juli 2009

Filed under: Berita, , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: