Edward Mushalli

sebuah dedikasi untuk bapak Drs. H. Edward Mushalli

Ombak Perusak Pantai Kebenaran

Wahai kasihku, cucu-cucuku, Dapatkah kita pergi ke pantai?
Lihatlah betapa luas samudera itu… Saat ombak-ombaknya yang besar – menabrak tumpukan pasir; lautan memiliki fikiran yang sombong. Selalu “Aku, Aku dan Aku”.
Namun, ia takkan pernah dapat keluar dari batas pantai.
Sang ombak mundur dengan sendirinya, dalam desir-desir. Dan kembali lagi ke lautan.
Pantai dibangun oleh Tuhan… Tuhan membangunnya agar lautan tak dapat naik dan menghancurkan kota yang terhampar. Inilah salah satu bentuk perlindungan Tuhan, yang sering kita lupakan.
Nasehat dari seseorang yang sangat mencintai tuhannya, Baha Muhayyadeen.

Filed under: Kata Bijak, Opini, , , , , , , , , , , ,

2 Responses

  1. Meidianto Chaniago says:

    Subhanallah!!

  2. R.Edijora says:

    Simple tapi dalam.Inspiratif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: