Edward Mushalli

sebuah dedikasi untuk bapak Drs. H. Edward Mushalli

Sosialisasi Pemakaian Gas Elpiji, Pertamina Gandeng Ibu – ibu PKK

TANJUNGPINANG – PERTAMINA Batam bersama tim penggerak PKK Kota Tanjungpinang melakukan sosialisasi cara aman menggunakan gas elpiji di aula SMKN 1 Tanjungpinang, Selasa (3/8). Sosialisasi yang digelar selama 1 hari itu diikuti sebanyak 100 lebih peserta dari ibu rumahtangga, pengurus PKK dan pelajar, bertujuan untuk menghindari ketakutan dalam menggunakan gas elpiji tabung 3 kilogram.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tanjungpinang Wan Fazillah saat membuka sosialisasi dalam sambutannya mengatakan, bantuan gas elpiji tabung 3 kilogram beserta kompor merupakan program pemerintah pusat, yang diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Selama ini, kata dia, warga masih trauma akibat seringnya terjadi ledakan tabung gas di beberapa daerah sehingga kompor gas beserta tabung elpiji yang diberikan tidak digunakan dengan baik.
“Sebenarnya tujuan daripada program konversi gas dari minyak tanah ini adalah untuk menghemat penggunaan bahan bakar dan membantu warga dalam mengirit biaya, karena gas elpiji ini terus disubsidi oleh Pemerintah,” kata Wan Fazillah. Melalui sosialisasi ini Wan Fazillah Edward Mushalli berharap warga benar – benar memahami penggunaan gas elpiji dengan benar dan aman sehingga tidak mengkhawatirkan terjadinya ledakan dan bahaya lain.
Sosialisasi dihadiri Kepala Dinas Pertambangan Provinsi Kepulauan Riau Yeri Supratna, Kabag Perekonomian Pemko Tanjungpinang, Marzul dan undangan.
Peserta Ikuti Praktek
Selain sosialisasi, peserta juga langsung mengikuti praktek cara – cara menggunakan kompor gas elpiji 3 kilogram dari pihak Pertamina… General Service Pertamina Batam, Gunawan dalam pemaparannya mengatakan, selama ini warga takut menggunakan kompor gas karena isu – isu yang beredar di media mengenai ledakan tabung gas 3 kilogram di beberapa daerah. Menurut Gunawan, terjadinya ledakan tabung gas elpiji disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya isi tabung gas yang dioplos ke tabung seberat 12 kilogram, karet atau sil yang terdapat diatas tabung selalu pecah akibat sering dibuka sehingga terjadi kebocoran, tabung berada diatas kompor atau kompor minyak tanah yang berdekatan dengan tabung gas dan penggunaan yang tidak sesuai prosedur.
“Cara penggunaan elpiji yang paling aman adalah ruang dapur harus mempunyai ventilasi udara yang baik sehingga jika tabung gas bocor, maka dapat keluar melalui lubang ventilasi,” jelas Gunawan. Disamping itu lanjut dia, bila menggunakannya sesuai petunjuk seperti menghidupkan kompor, mengganti tabung yang sesuai dengan SNI dan memasang selang regulator dengan benar, maka ledakan tidak dapat terjadi. “Bila terjadi kebocoran, tercium bau khas elpiji, maka hal penting yang harus dilakukan adalah jangan menyalakan api atau listrik, lepaskan regulator dan bawa tabung ketempat terbuka,” demikian papar Gunawan. (sm/ rz)

Sumber: kutipan berita Sijori Mandiri

Filed under: Berita, Tips, , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: