Edward Mushalli

sebuah dedikasi untuk bapak Drs. H. Edward Mushalli

Apeksi Minta DAK untuk Pariwisata Harus Memadai

Rakernas Ke-8 Apeksi Berakhir

[Oleh-oleh dari Banda Aceh, saat saya mengikuti acara Apeksi. Berikut beritanya:]

acehAsosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) meminta pemerintah pusat agar menyediakan dana alokasi khusus (DAK) yang memadai untuk pengembangan destinasi dan jasa pendukung industri pariwisata. Apeksi juga mendesak pusat dan provinsi untuk memfasilitasi kemitraan dalam kebijakan pariwisata.

Demikian, antara lain, isi rekomendasi hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-8 Apeksi yang berlangsung di Hotel Hermes Palace Banda Aceh. Rekomendasi yang tertuang dalam Keputusan Rakernas Apeksi Nomor 05/SK/Rakernas/Apeksi/V/2011 itu dibacakan Direktur Eksekutif Apeksi, Drs H Sarimun Hadisaputra MSi pada penutupan rakernas tersebut, tadi malam.

Rakernas itu ditutup Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Ir H Eddy Santana Putra MT. Selain 98 wali kota selaku peserta, penutupan rakernas itu juga dihadiri Muspida Kota Banda Aceh, Wakil Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE, Sekda Kota Banda Aceh Drs H T Saifuddin TA MSi, Sekda Apeldoorn City Belanda Mr Kllash Dekker, dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam rekomendasi itu, peserta rakernas juga mendesak pemerintah pusat dan provinsi agar dapat mengkoordinasikan upaya pengembangan destinasi dan even kepada pemerintah daerah. Wali kota anggota Apeksi itu juga mendesak pemerintah pusat dan mendorong pemerintah daerah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bidang pariwisata di daerah serta mendesak pemerintah provinsi membina upaya kabupaten/kota agar bekerja sama dalam sektor pariwisata.

Dalam upaya mendorong pengembangan Iklim investasi, wali kota seluruh Indonesia dalam rekomendasinya, antara lain, sepakat untuk mendorong pemerintah daerah menyusun kebijakan pemasaran pariwisata serta sistem informasi dan promosi pariwisata terpadu (daerah yang punya potensi karakteristik sama), mendesak pemerintah kota untuk menyusun rencana induk pengembangan pariwisata daerah yang mengedepankan iklim investasi yang kondusif untuk kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, anggota Apeksi juga mendorong pemerintah daerah dalam peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata, mendorong pemerintah daerah untuk membangun kemitraan dan hubungan sinergis, serta mendesak pemerintah daerah untuk membangun kerja sama strategis dengan pemerintah daerah sekitar dalam pengembangan destinasi atau even pariwisata.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Ir Mawardy Nurdin MEngSc dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Apeksi yang telah memilih Banda Aceh sebagai tuan Rumah Rakernas Ke-8 Apeksi. Mawardy juga berharap ke depan semua anggota Apeksi dan rombongan datang lagi ke Banda Aceh. Apalagi, menurut Wali Kota, Banda Aceh telah meluncurkan Tahun Kunjungan Banda Aceh 2011 atau Visit Banda Aceh Year 2011.

Mawardy juga berharap apa yang dihasilkan dalam Rakernas Apeksi kali ini dapat ditindaklanjuti dan diadvokasi secara bersama-sama, sehingga tidak hanya tertuang di atas kertas. “Potensi daerah khususnya pariwisata harus dapat kita gali dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera menuju ke arah yang dicita-citakan,” harap Mawardy.

Sementara Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Ir H Eddy Santana Putra MT yang juga Wali Kota Palembang saat menutup rakernas tersebut berharap hasil-hasil yang telah disepakati dalam forum itu akan dapat segera ditindaklanjuti pihaknya dengan berbagai program kerja. “Semua hasil merupakan kenyataan faktual bahwa pertumbuhan daerah perkotaan yang dikelola oleh pemerintah kota di seluruh Indonesia membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat,” ujar Eddy.

Dengan selesainya Rakernas Apeksi di Kota Banda Aceh, menurutnya, bukan berarti berakhir pula perjuangan untuk memperkuat hak-hak pemerintah kota. Tapi, tambah Eddy, ini akan selalu menjadi titik awal untuk memperjuangkan lebih lanjut, sehingga setiap rekomendasi dapat terealisasi. “Sampai bertemu di Munas Apeksi tahun 2012 di Kota Manado,” pekik Eddy Santana di ujung orasinya.

Sumber: Koran Serambi Indonesia

Filed under: Berita, , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: