Edward Mushalli

sebuah dedikasi untuk bapak Drs. H. Edward Mushalli

Gubernur Gerebek Gudang Solar Ilegal

polres tanjungpinangSetelah menggerebek dua tempat penimbunan solar ilegal, Jumat (17/6) kemarin, jajaran Polres Tanjungpinang juga menggerebek penimbunan solar di Perumahan Kijang Kencana, Jalan Merak Nomor 202.

Saat penggerebekan ini, Kapolres Tanjungpinang AKPB Suhendri didampingi Gubkepri HM Sani. Dari lokasi, polisi menemukan delapan drum kapasitas isi 230 liter, namun yang berisi hanya lima drum saja atau sekitar 1.150 liter. Saat melihat-lihat lokasi penimbunan solar itu, AR, oknum TNI yang diduga sebagai pemilik datang menggunakan mobil Panther BP 1979 BA.

Ternyata saat diperiksa, tangki mobil itu juga sudah dimodifikasi untuk bisa menampung banyak solar saat membeli dari SPBU. Kepada Gubkepri, AR mengaku mobil tersebut dipakainya untuk menimbun solar. AR juga mengaku baru menjalankan usaha tersebut.

”Siap Pak, saya baru dua hari membereskan drumnya,” ujar AR kepada HM Sani.

Saat Sani bertanya mau dijual ke mana solar itu, AR tak menjawab. Ar hanya menjawab, ”Siap Pak”. Karena pemiliknya oknum TNI, dalam prosesnya, menurut Kapolres, akan berkoordinasi dengan pimpinan institusi tempat AR untuk diproses secara hukum.

Sani mengatakan, ia akan menyampaikan penemuan penimbunan solar kepada dinas terkait.

”Ini menyangkut hajat hidup masyarakat banyak. Saya perintahkan kepada Kapolres untuk terus melakukan penelusuran terkait penimbunan solar ini. SPBU juga harus ditinjau apa ada permainan. Untuk itu akan kita turunkan tim untuk melihat apa semua ini berhubungan dengan pihak SPBU,” jelas Sani.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Suhendri mengatakan, penggrebekan ini berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat.

“Kami menerima pengaduan adanya penimbunan solar dari masyarakat dan kita langsung menanggapinya dengan langsung terjun ke lokasi. Ternyata hasilnya memang kita menemukan hasilnya,” kata Suhendri.

Sedangkan proses selanjutnya terkait oknum TNI, Suhendri mengaku akan dikembalikan ke atasan oknum yang tertangkap.

“Karena sudah diakui, dan kami juga menemukan mobil sebagai alat pengisi minyak yang sudah dimodifikasi. Selain itu juga ada beberapa drum yang berisi minyak. Makanya untuk proses hukum selanjutnya akan kita serahkan kepada yang berhak,” ungkap Suhendri.

Abdul Hakim, Ketua RT tempat lokasi penimbunan mengatakan, pihaknya tidak mengetahui adanya aktivitas penimbunan solar di wilayahnya. ”Yang saya tahu drum tersebut ada di tempat pelaku tiga hari yang lau,” lanjutnya.

Sebelumnya, Gubkepri HM Sani bersama jajarannya serta Wakil Wali Kota Tanjungpinang Edward Mushalli ditemani Kapolres Tanjungpinang AKBP Suhendri, meninjau dua tempat penimbunan solar yang sudah lebih dulu digerebek polisi. Pertama, rombongan meninjau gudang solar di Jalan karya RT 02 RW 07 Kampung Lembah Rantau Kelurahan Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Kemudian rombongan bergerak ke penimbunan solar di jalan Adi Sucipto, Batu 12, samping Asrama Lanud, RT 06 RW 09 kelurahan Batu Sembilan.

Kepala Seksi Penerangan Korem 033/Wira Pratama Mayor Adrizal saat dikonfirmasi mengaku, pihaknya belum mendapat laporan. ”Informasi ini tentu akan kita cek dan selidiki terlebih dahulu. Kalau ada indikasi, proses hukum tentu berlaku bagi siapa pun,” tulis Adrizal dalam SMS yang dikirim kepada Batam Pos, tadi malam.

Sumber: Batam Pos

Filed under: Berita, , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: